 |
.indielabel
comic review |
|
|
:::indiCOMIC
hand book #3 telah terbit:::
Ow, yeahh.. masih berkelanjutan ternyata. indiCOMIC hand book
kini memasuki edisi ke 3 yang terbit Oktober 2004. Masih banyak
artikel, reportase, forum, diskusi serta komik-komik yang bisa
kalian nikmati dengan aroma indenpendesi yang menyegarkan. Slrpp..
ahh..
Udah, gak usah terlalu banyak kata-kata.. nantikan, dan dapatkan
segera..
thanks
buat gibug, terrant comics, text n pics studio, dan semua yang
masih setia membantu...
. |
 |
.majorlabel
comic review |
|
| "Pagelaran
1001 Gibug"
Gibug adalah karakter kartun dengan kandungan local tinggi hasil
kreasi Wisnoe Lee sejak awal tahun 2000. Gibug adalah seorang
tukang bajaj yang jenaka yang ditemani oleh kucing kesayangannya
bernama Oncom serta bajajnya yang norak. Mereka adalah trio petualang
di sesaknya rimba jalanan metropolitan: Jakarta.
Kisah ini pertama dipresentasikan dalam bentuk komik underground
serial GIBUG, dalam episode JEJAK-JEJAK RODA BAJAJ, sebanyak 2
jilid. Kisah unik ini diceritakan dengan bahasa gambar secara
penuh, sangat minim kata-kata namun tetap mudah dipahami, spontan,
lucu, unik dan merindukan. |
 |
.animasi |
|
HELLO;FEST
VOL.2 IS COMING!
PREPARE YOUR CREATION!! PREPARE YOUR SELF!!
Tebet, Jakarta – Ajang festival dan kompetisi
motion art yang diselenggarakan oleh Yayasan Animasi & Sinema
Muda Indonesia (YASMI) dengan nama Hello;Fest akan datang kembali
untuk kedua kalinya (volume 2). Festival ini akan mempertontonkan
karya – karya personal dan inspiratif dari kreasi anak bangsa
Indonesia mulai dari animasi 2d, animasi 3d, stop motion, short
movie, gabungan shooting dengan animasi, video art, music video,
hingga motion graphic. Karya undangan dari luar negeri maupun
lokal pun tidak luput dari acara Hello;Fest. “Festival kemarin
kita menayangkan karya animasi hasil goresan anak – anak
SD lho! Untuk volume 2 akan ada kejutan lagi insyaallah”
ujar salah satu panitia.
|
 |
.reportase |
|
| Rizal
Manthovani, Dua Warna, dan Awal Pergerakan Komik Indonesia
Tau
toko buku Kinokuniya yang di Plaza Senayan, kan? Ada yang menyebutnya
sebagai surga bagi pecinta buku dan komik impor, yang punya uang
tentunya. Toko buku tersebut mengadakan acara diskusi tentang
komik pada hari Jumat, 27 Agustus 2004, pukul 18.30. Hadir sebagai
pembicara Uwi Mathovani & Rizal Manthovani yang datang belakangan.
Sedangkan Hikmat Dharmawan yang dikenal sebagai pengamat komik
bertindak sebagai moderator.
Berita
Foto Acara-acara Komik
Gambar
bisa bicara seribu makna. Jadi bukan sekedar nampang kalo komikus-komikus
Indonesia muncul di situs ini. Foto-foto yang diambil pada acara-acara
komik tersebut bisa dikomentari, kalau kalian mau. Dan buat yang
punya koleksi foto dokumentasi acara komik lainnya, kirimkan juga
ke situs ini untuk berbagi dengan yang lainnya.
Ahhhh... indicomic.com... memang situs suka-suka... |
 |
.articles |
|
Komik
Tak Pernah Mati
Oleh Donny Anggoro* Komik
Indonesia boleh saja mengalami masa surut sejak 1980-an. Komik
Indonesia boleh saja kalah pamor dengan serbuan komik asing, terutama
komik manga dan produk-produk anime dari Jepang. Komik Indonesia
juga boleh saja sulit diproduksi sehingga banyak penerbit lebih
suka menerbitkan komik impor. Di tengah-tengah gempuran demikian,
komik Indonesia diam-diam terus menggeliat, terutama gerakan komik
underground. . |
 |
.tentang
komikus |
|
|
Anto
Motulz
Pembuat
komik Kapten
Bandung, komik yang sekian lama belum sempat dirampungkannya
(mungkin karena terlalu sibuk jadi art director buat iklan?).
Tertangkap basah ada di 'friendster', indicomic.com langsung memaksanya
untuk menjawab beberapa pertanyaan untuk dibagi-bagi ke semua
pengunjung situs yang gak jelas ini. Bwehh..
. |
 |
.pengajian
komik |
|
Komik
vs Animasi
oleh Hafiz Ahmad
Dari
Talkshow di Festival Buku JatinangorKomik vs AnimasiDari Talkshow
di Festival Buku Jatinangor 2004, 6 Mei 2004Pada tanggal 6 Mei
yang lalu, saya dan Salman diundang sebagai pembicara dalam talkshow
bertema "Komik vs Animasi" yang diadakan Himpunan Mahasiswa
Ilmu Informasi dan Komunikasi - Universitas Padjadjaran, sebagai
bagian dari acara Festival Buku Jatinangor 2004 di kampus Unpad
di Jatinangor. Talkshow sendiri berlangsung santai di GOR Pakuan,
dan diisi dengan dua sesi materi serta ditutup dengan sesi tanya
jawab
|
 |
.forum/editorial |
|
Dalam
Bayangan Manga
oleh Seno
Gumira Ajidarma
Benarkah komik Indonesia tidak ada lagi sekarang? Masalahnya, apakah
yang disebut komik Indonesia itu? Jika yang dimaksud adalah komik
yang dibuat oleh orang Indonesia, maka sebetulnya banyak juga komik
Indonesia itu : bahkan termasuk yang sangat berkepribadian, dan
karena itu mempunyai identitas yang mandiri. Dalam hal ini bisa
saya sebut misalnya dua buku seri Tomat (“Perang” dan
“Sakit”) karya Libra, nama samaran Rachmat Riyadi. Namun
saya justru tertarik dengan fenomena komik Indonesia yang tidak
berkepribadian dan tidak mempunyai identitas mandiri, yang dibuat
para seniman komik yang tidak merasa bikin komik jika komiknya belum
mirip sekali dengan komik-komik Jepang alias manga. |
www.indicomic.com
develoved since July 2003 by www.veetra.tk,
and since January 2005, join with www.indygen.com
supported by www.terrantbooks.com, any information contact redaksi@indygen.com
All images are subject to copyright.
|
|
::: celoteh ::: |
|
|